Menumbuhkan minat baca tidak bisa dipaksakan lewat instruksi yang kaku. Siswa perlu merasakan bahwa buku adalah jendela hiburan dan petualangan imajinatif, bukan beban tugas tambahan. Menghadirkan pojok baca yang nyaman dengan karpet santai, pencahayaan yang hangat, serta koleksi buku cerita bergambar bertema sains dan dongeng lokal terbukti mampu menarik rasa penasaran mereka.
Sebagai guru, menyisihkan waktu 10 menit sebelum jam pelajaran dimulai untuk sesi read-aloud (membaca nyaring) bersama selalu menjadi momen yang dinanti. Dari kebiasaan mendengar kisah yang seru, anak-anak terdorong untuk mencari tahu halaman berikutnya sendiri.
Tinggalkan Komentar